Memasuki Tahun Baru, Ini Harapan Seorang Staf Migme Indonesia Kepada Partners User

1/04/2017

Jika ditahun 2012 pengguna migme masih menggunakan fitur chatroom sebagai wadah komunikasi, ditahun 2013 pengguna migme sudah dapat menikmati fitur miniblog untuk saling berkomunikasi melalui sebuah postingan. Dan jika dulu ditahun 2013 pengguna migme masih berinteraksi dengan pengguna lain berbasis komunitas antar kota asal, setelah ditahun 2014 pengguna migme sudah dapat berinteraksi dengan selebriti, public figure, dan ratusan komunitas unik dari berbagai negara.

Startup yang telah lama melalang buana didunia mobile messanging ini, mulai berkembang cukup pesat. Tentu tumbuh kembang migme tidak lepas dari kerja keras tim migme semala ini.

Tim migme dalam konteks ini yaitu staf, merupakan bagian dari modernisasi migme yang menuangkan banyak ide untuk pertumbuhan aplikasi migme, terutama staf yang berhadapan langsung dengan mitra-mitra migme.

Laila Nursasih, Head of Business Development Migme Indonesia (saat artikel dimuat), sangat merasakan setiap detik perkembangan itu. Sebagai orang lapangan yang ditugaskan bertatap muka langsung dengan Partner User sudah pasti ada banyak hal yang dihadapinya.

Laila Nursasih (tengah) bersama Sara Wijayanto dan Demian Aditya

Staf yang bekerja di migme sejak tahun 2014 ini memiliki harapan kedepan kepada para Partner User sebagai mitra migme. Resolusi di tahun 2017 terhadap Partner User diungkapkannya melalui wawancara online dengan kami.

Sebagai staf yang menangani program Partner User, apa kendala yang ditemui tim Anda ditahun 2016 kemarin?
"Masih banyak Partner User yang belum memahami cara menggunakan migme, sehingga kesannya migme itu aplikasi yang ribet. Padahal sebenarnya migme ini aplikasi yang bikin kita merasa enjoy kalau kita sudah paham bagaimana memanfaatkan aplikasi migme." Tanggapnya, dan kami pun kembali bertanya.

Jadi, apa harapan Anda bersama tim Anda ditahun 2017 ini?
"Mungkin tidak berbeda jauh dengan tahun kemarin. Kami berharap para mitra kami bisa shared out tentang aplikasi migme, lebih memperdalam cara penggunaan aplikasi migme, memahami dan memanfaatkan aplikasi migme sebagai media engagement dengan penggemar mereka melalui skema games berbentuk kuis yang sering mereka adakan di migme, sehingga dapat memperlancar interaksi mereka dengan penggemar mereka di migme. Saya sendiri berharap ditahun ini migme tidak memiliki hambatan dalam pengembangannya, dan tentu tim migme sedang berusaha sebaik mungkin dalam hal ini." Ujar wanita yang lebih dikenal dengan akun migme-nya @mpoklela itu.

Tim migme Indonesia bersama Slank Band

Begitulah harapan seorang staf terhadap para Partner User ditahun 2017. Laila sendiri merasa senang bisa menjadi bagian dari Partner User. Baginya para Partner User bukan lagi sebagai mitranya tapi ia menganggap mereka sebagai sahabat-sahabatnya. Menurutnya melihat para pengguna yang saling berinteraksi dengan baik dengan para Partner User, adalah hal yang paling bikin bahagia. "Kebahagiaan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata." Imbuh Laila.

(Penulis: Ulfah Sulistyowati, Editor: Heru Nugraha)

RELATED POSTS

Previous
Next Post »